Ads By KumpulBlogger.com



Minggu, 30 Agustus 2009

Notifications

This is a notification to all my friends on this blog, I have moved to http://izarsaja.blogdetik.com . For the faithful who still visit here, I thank you. It will not forward my blog without you the friends who had waste time to visit my blog this garbage. Hopefully, with my moved to step http://izarsaja.blogdetik.com would be a good step for me personally or any friends.

I just hope my new home http://izarsaja.blogdetik.com , I would find what I search and still can maintain my silaturahmi with friends everywhere. Okay, this is just an ordinary notice that I have moved house to http://izarsaja.blogdetik.com . For those who want to remain friends with me, please visit my new house.

The reason I move from this blog because, perhaps bored with this blog. was frozen and would be difficult inspiration for me to dig back. Although in the end I would not really leave this blog forever, just takes time for a short break from this blog. Then the focus of care http://izarsaja.blogdetik.com . Okay that's it from me, thank you for your time.


Selengkapnya...

Pemberitahuan

Pemberitahuan kepada seluruh teman-teman saya di blog ini, saya telah pindah rumah ke http://izarsaja.blogdetik.com. Untuk yang masih setia berkunjung kesini, saya ucapkan terima kasih. Tak akan maju blog saya tanpa kalian para sahabat yang telah mau membuang waktu untuk mengunjungi blog sampah saya ini. Semoga langkah saya pindah ke http://izarsaja.blogdetik.com akan menjadi langkah yang baik bagi saya pribadi atau pun teman-teman semua.

Saya Hanya berharap dirumah baru saya http://izarsaja.blogdetik.com, saya akan menemukan apa yang saya cari dan tetap bisa menjaga silaturahmi saya dengan teman-teman di mana pun. Okay, ini hanya lah sebuah pemberitahuan biasa bahwa saya telah pindah rumah ke http://izarsaja.blogdetik.com. Bagi yang ingin tetap berteman dengan saya, silahkan berkunjung ke rumah baru saya itu.

Alasan kepindahan saya dari blog ini karena, mungkin jenuh dengan blog saya ini. sudah beku inspirasi dan akan susah bagi saya untuk menggalinya kembali. Walau pada akhirnya saya tidak akan benar-benar meninggalkan blog ini selamanya, hanya butuh waktu untuk rehat sejenak dari blog ini. Lalu fokus mengurus http://izarsaja.blogdetik.com. Okay itu saja dari saya, terima kasih atas waktunya.
Selengkapnya...

Jumat, 17 Juli 2009

Jambi Part 2

Tadi udah gw bilang bahwa gw di Kota Jambi cuma sementara aja dan cuma buat istirahat 1 hari setelah perjalanan Jakarta - Jambi. Tiba lah saatnya menuju kabupaten Merangin, tepatnya di Kecamatan Bangko. Jaraknya lebih dari 7 jam jalur darat. Itu kalo semua urusan lancar, inget ya kalo semua urusan lancar. Dan faktanya? Ada-ada aja dah halangannya, mulai dari Travel yang gak profesional yang dateng telat minta ampun. Ini yang udah gw pikir akan bermasalah nantinya, dan benar ada masalah besar sama travel itu. Travel agent yang namanya mirip sama nama OLI MOTOR itu bener-bener gak layak menyandang nama T-O-P. Ada juga masalah orang ilang waktu sholat ashar (itu gw) wakakak. Sebenernya bukan ilang, tapi gw pikir posisi gw ketika itu bukanlah musafir yang harus meng-qada sholat gw. Lagipula ketika itu pak sopir travel emang sengaja berhenti buat istirahat makan. Karena gw udah selesai duluan, maka gw putus kan buat cari masjid/mushola yang paling deket yang salahnya "tanpa ijin dulu" sama Pak Juwari yang udah gw anggap kaya bapak gw sendiri. Lagian kenapa mereka sendiri (Sopir, Pak Juwari dan 1 penumpang lain) gak pada sholat ya? Ah bodo amat dah, bukan urusan gw kalo soal akhirat mah, kalo kerjaan baru dah gw komplain. Masing2 aja cing akhirat mah. Tapi, gw juga ilangnya gak lebih dari 10 menit koq (gak mau salah, haha) dan gw langsung lari ke mobil ketika Pak Juwari telepon.

Dan kalian tahu, sampe isi bensin pun jadi masalah. Lah emang kenapa? Gini ya, kalo diurutkan juga bakal ngerembet jauh masalahnya. Koq bisa? begitulah kondisi di daerah. Gw baru tau kalo listrik di Sumatera selalu kena pemadaman bergilir, terutama di desa dengan waktu pemadaman yang tidak bisa dibilang sebentar. Jadi, pas pak sopir mau isi bensin, listrik SPBU nya mati dan otomatis pompa bensinnya gak bisa bekerja. Solusinya adalah pake Genset, and you know what? Genset nya ada problem, jadi dah nungguin listrik PLN atau Genset nyala. Kebetulan tuh udah mau masuk waktu maghrib dan sekalian buat makan malam.

Seolah tak mau menyia-nyiakan waktu, gw keluar dari mobil dan cari mushola buat sholat maghrib (jadi rajin karna selalu ingat pesan ortu di rumah "jangan lupa sholat ya nak") tapi kali ini gw ijin dulu biar pada gak bingung, hahaha. Sekalian dah tuh gw makan malam dan beli cemilan buat nemenin perjalanan, itung-itung menyalurkan hobi ngemil gw, hahaha. Gw jadi percaya bahwa setiap masalah emang selalu membawa hikmah.
Selengkapnya...

Minggu, 12 Juli 2009

Perjalanan ke Jambi (Part 1)

Sebelumnya, gw gak pernah mikir bahwa gw akan pergi ke Jambi. Tapi kali ini harus, karena tuntutan pekerjaan (Kerja?? bukannya belom dapet Ijazah?) hahaha, itulah hebatnya Pembangunan, perusahaan udah pada percaya aja sama anak-anaknya walau belum lulus sekalipun. Pada posisi ini gw udah lulus, tapi emang belom dapet Ijazah aja. Dan, sebagai orang yg profesional dalam bekerja, gw harus mau ditugaskan ke mana pun termasuk Jambi. Sebetulnya, di Pulau sumatera ada beberapa tempat yg paling pengen gw kunjungi dan Jambi samasekali gak masuk itungan. Tempat itu adalah Pulau Weh di Aceh sana dan Pangkalan Brandon di Medan. Gak tahu kenapa 2 tempat itu yg selalu ada dipikiran gw tiap kali inget Sumatera. Seolah ada magnetnya, padahal gw sendiri gak tahu kalo udah ke sana mau ngapain. Aneh!

Okay, balik ke topik utama yaitu Jambi. Di Jambi gw ditugaskan kantor selama 2 minggu plan 1. Untuk plan 2 dan 3 waktunya beda2, masing-masing 25 hari dan 15. tapi antara itu ada jeda waktu beberapa hari buat pulang ke Jakarta. Buat ngurusin dokumen yang akan dibawa pada plan berikutnya dan juga ketemu keluarga+temen di Jakarta. Ribet juga ya orang kerja. Baru tau gw kalo kerja se-complicated ini. Papah, maafkan aku kalo selama ini hanya menghamburkan uang mu saja. hahaha :D

Hari pertama gw mendarat di Bandara Sultan Thaha, Jambi gak ada yang spesial, cuma ngecek ketersediaan dokumen kantor sama cari hotel. Dari bandara Sultan Thaha, naik minibus Damri truz di-drop di depan novotel, tapi gw bukan nginep di situ, MAHAL cuy. Finally dapet juga hotelnya. Persis di depan novotel tadi, cuma gak keliatan gara2 ada counter pulsa yang lumayan gede di depan papan nama 'HOTEL MATAHARI 2'. Yup, disitulah gw dan 5 org rekan kerja yang baru gw kenal 1 hari sebelum berangkat, kecuali Dendy. Dia temen sekolah gw dan udah sangat mengenal dia. Tapi, gw beda tim sama Dendy dan bakal misah besoknya (hari ke 2). Jadi dari 6 org yg berangkat itu dibentuk jadi 3 tim dan masing2 tim 2 orang alias berpasangan. Dendy pasangan sama mas Khulafa, Mas Suharno sama mas Dadang dan gw sama Bapak Juwari (kayak bapak sama anak posisi gw sama bapak yang satu ini). Seperti yang gw bilang tadi bahwa gw baru ketemu dan kenal sama semua kecuali Dendy adalah satu hari sebelum keberangkatan ke Jambi. Padahal siyh di Kantor udah sering liat, cuma engga tau namanya dan cuma kenal muka aja. Agak, hmmm sangat canggung gw buat kerja barengan sama orang yang baru gw kenal, tapi setelah lama ngobrol dan tinggal satu hotel sama mereka, ternyata asik juga. Humoris semua walau udah berumur (hahahaha).

Tibalah dihari kedua, hari yang membuat gw tegang. Bukan cuma tegang karena baru pertama kali ke Jambi, tapi juga tegang karena hari kedua itu pula gw harus misah sama Dendy yang notabene nya adalah orang paling dekat dengan gw. Dalam hati gw selalu berdo'a semoga semua lancar2 aja dan gw bisa menjalankan tugas gw dengan baik. Oiya, kenapa gw harus pisah sama yang lainnya? itu karena lokasi kerja masing-masing pasangan beda dan seperti yang kalian tahu, atau mungkin yang belum tahu bahwa di Jambi ini masih jarang rumah. Jadi jarak antara satu tempat ke tempat yang lainnya cukup jauh dan bahkan sangat Jauh, jadilah gw harus pisah. Lokasi kerja gw sendiri adalah di Kecamatan Bangko yang dari kota Jambi memakan waktu lebih dari 7 jam perjalanan jalur darat. Coba itu, bayangkan betapa jauhnya bila harus sama-sama terus kerjanya. Sementara Dendy- Mas Khulafa dan Mas Harno- Mas Dadang juga engga kalah jauhnya dari kota Jambi, kurang tahu pastinya siyh, tapi yang pasti sangat jauh.

Tibalah gw di kecamatan (yang layak gw sebut kota) Bangko, yang waktu itu sekitar pukul 11 malam. Gile men, jauh minta ampun dah, panas niyh pantat duduk di mobil, beruntung kursinya empuk dan penumpamngnya cuma dikit, nyaman lah. Selama perjalanan ada yang sangat membuat gw kesal karena gak bisa ngapa-ngapain. Jika saja ada sinyal, pasti perjalanan lebih dari 7 jam itu gak akan membosankan. Sumpah engga ada sinyal, boro-boro mau buka Facebook mobile, sms an aja engga bisa T.T haduh sedihnya diriku. Tapi, bukan cuma itu aja yang parah. Malam itu ada kasus yang cukup fatal bahkan sangat fatal. Tapi semua itu murni bukan salah gw dan Pak Juwari. Pokoknya kasus ini bener-bener ngebuat gw akan dalam masalah besar kalo engga diselesaikan malam itu juga. Apakah itu???

Udah dulu ya, bersambung nanti kalo ada kesempatan lagi. hehehe. Gw kan disini buat kerja, bukan buat maoin facebook, ntar di telponin mulu ama si bos dari Jakarta, jadi gak enak. hahahaha. Oiya, maaf belum sempet ambil foto-foto daerah sini, kameranya abis batterainya dan belum sempet beli. Disini engga ada yang jualan, mungkin nanti kalo udah sempet. Okay.

B-E-R-S-A-M-B-U-N-G


Selengkapnya...

Selasa, 23 Juni 2009

Standar Operation Procedure Inverter 2 (Pengetesan)

Sebelum kita benar-benar menggunakan Inverter, alangkah baiknya bila kita melakukan pengetesan terlebih dahulu. Untuk itulah kita perlu menyiapkan beberapa alat dan bahan untuk pengetesan. Pertama Inverter nya sendiri (Kalo gak ada, apa yg mau di test?, hahaha :D). Kedua, Batterai Bank untuk penyuplai tenaga DC yang nantinya akan kita ubah menjadi tegangan AC. Ketiga Charger Batterai untuk isi ulang bila sudah melemah. Selanjutnya, kita juga perlu menyediakan Beban pengetesan untuk mengetahui daya dan kekuatan dari Inverter yang akan kita gunakan nantinya. Contohnya Lampu, TV, atau apalah terserah anda. Selanjutnya kita butuh MCB, Multimeter dan Papan Terminal yang akan kita gunakan sebagai controler listrik dan pengukur tegangan. Oiya, jangan lupa juga sediakan kabel input DC sebagai peghubung dari baterai ke Inverter dan Kabel Output AC yang berguna untuk menghubungkan antara Inverter dan beban pengetesannya.

dan Inilah dia a. Persiapan pengetesan :
1.Pastikan semua perangkat yang kita butuhkan dalam kondisi baik dan siap digunakan.
2.Hubungkan kabel input DC (+) dari battery bank ke MCB terlebih dahulu sebagai pengamanan baru ke terminal. Sementara kabel (-) langsungkan saja ke terminal. Di sinilah pentingnya kita memberikan perbedaan warna pada kedua kabel input Inverter, agar tidak terbalik yang bisa berakibat fatal.
3.Perhatikan kondisi lingkungan sekitar inverter, seperti kelembaban dan temperatur. Hindari tempat berdebu dan terik matahari langsung, karena akan mengganggu kinerja Inverter. Disarankan untuk memberikan setidaknya 10cm jarak di belakang Inverter. Serta pastikan posisi Inverter ditempat datar.
4.Naikkan MCB dan ukurlah tegangan yang keluar dari terminal (akan masuk ke input Inverter) menggunakan Multimeter, apakah tegangan sudah sesuai atau belum. Bila tegangan dirasa belum cukup, lakukan proses charging menggunakan charger yang telah disediakan. Turunkan kembali sumbar tegangan dengan menurunkan MCB.
5.Naikkan MCB dan ukur kembali bila proses charging selesai dilakukan. Hal itu sangat penting karena Inverter tidak akan bisa bekerja maksimal bila tegangan yang masuk kurang atau pun berlebihan. Bila Inverter memiliki kemampuan input sebesar 48V, maka tegangan yang masuk adalah kisaran 42-62V.
6.Setelah proses pengukuran selesai dilakukan, segera lakukan pengetesan Inverter.

b. Pengetesan Inverter :
1.Sebelum kita melakukan pengetesan, pastikan bahwa Inverter yang kita test memiliki tegangan input sebesar 48V (biasanya tertulis, apakah 24V atau 48V). Karena pada SOP ini saya akan melakukan pengetesan terhadap Inverter 48V.
2.Pasangkan kabel input (+) dan (-) dari terminal ke input DC Inverter yang ada di belakang Inverter. Pastikan tanda (+) dan (-) tidak tertukar. Untuk itulah kita perlu menyiapkan kabel input yang berbeda warna untuk memudahkan kita membedakan antara (+) dan (-).
3.Pastikan kabel input sudah terpasang dengan baik, Lalu naikkan MCB.
4.Nyalakan tombol ON yang berada di depan Inverter untuk menyalakannya. Perhatikan LED Inverter, bila sudah menyala berarti Inverter sudah mulai bekerja.
5.Periksalah tegangan AC yang dikeluarkan Inverter menggunakan Multimeter AC, lalu ukur grounding (pentanahan) Inverter apakah dalam kondisi baik atau tidak. Grounding sangat penting karena bila tak ada atau dalam kondisi yang tidak baik akan mengganggu peralatan elektronik kita. Bahaya sengatan listrik pun sangat mungkin terjadi. Grounding dikatakan cukup baik apabila memiliki tegangan dibawah 3V, bila kita mengukur tegangan antara NETRAL dan GROUND.
6.Setelah pengukuran selesai dilakukan, siapkan kabel output AC dan beban pengetesan. Lalu mulailah memberikan beban pada Inverter seperti Lampu, IDU&ODU atau perangkat lain yang diperlukan. Catat waktu saat kita mulai memberikan beban pada Inverter.
7.Biarkan Inverter bekerja, beberapa saat. Tentu kita tetap memperhatikannya dengan melihat Indikator yang ada pada Inverter. Dalam hal ini saya melakukan pengetesan terhadap Inverter PASCAL type PS-2000-4R. Dan berikut ini indikator yang perlu kita perhatikan :
a. Inverter ON yang menandakan Inverter sedang menyala/bekerja.
b. Overload yang menandakan Inverter melebihi kapasitas pengukuran.
c. Over Temp menandakanbahwa suhu Inverter terlelu panas.
d. Under Voltage menandakan tegangan input DC melemah.
e. Over Voltage menandakan bahwa tegangan Input DC terlalu tinggi.
f. Green Power yang akan bekerja saat beban kosong.
8.Saat kita melakukan pengamatan pada indikator yang ada, pastikan indikator Overload, Overtemp, Under dan Over voltage tidak menyala. Jika indikator itu menyala, berarti Inverter dikatakan dalam kondisi yang tidak terlalu baik.
9.Inverter yang baik akan mampu melakukan back up tenaga sesuai dengan standar yang tertera pada kemasan Inverter itu sendiri. Atau paling tidak mendekati. Catatlah saat Inverter mulai mengeluarkan bunyi yang semakin lama akan semakin cepat sesuai dengan tenaga DC yang tersisa pada batery bank dan tentu salah satu Indikator yang seharusnya tidak menyala akan menyala, dalam hal ini Under Voltage. Itu menandakan bahwa tenaga yang diberikan akan segera habis dan segeralah lakukan pemadaman/mematikan perangkat elektronik kita.
10.Catatlah waktu saat Inverter mati total. Lalu hitunglah berapa lama waktu back up dari awal tadi kita memberikan beban, mulai mengeluarkan bunyi, hingga saat Inverter mati total.
11.Simpan data-data hasil pengetesan pada form/kertas yang tersedia.
12.Segera berikan label Hijau dan tempatkan pada rak Spare bila hasil pengetesan baik. Sementara untuk barang yang rusak atau gagal dalam pengetesan, segera beri label merah dan tempatkan pada rak Repair untuk kemudian diambil langkah selanjutnya.
13.SELESAI.
Selengkapnya...

Standar Operation Procedure Inverter 1

Teman-teman, tulisan ini sengaja sekali saya buat karena beberapa waktu lalu, saya sedang melaksanakan ujian praktek dan kebetulan saya mendapatkan bagian itu, Standar Operation Procedure dari Inverter. Saya bingung bukan kepayang ketika diminta untuk membuat standar baku dalam pengoperasian sebuah alat yang sama sekali belum pernah saya operasikan. Tapi, pada akhirnya saya lancar bagaimana cara menggunakannya, hehehehe :D. Awalnya, saya memang sudah bisa secara prakteknya saja, karena sering melihat para senior terdahulu mengoperasikannya, tapi ternyata diangkatan saya ujian dibuat dalam bentuk tulisan dan praktek, dueerrr!! celaka lah gak bisa sama sekali, secara bahasa saya selama ini mau langsung yang praktek saja dan membuat petunjuk penggunaan sesuatu merupakan hal yang cukup berat. Solusi terbaik waktu itu adalah, Googling! karena beberapa teman melakukan googling dan menemukan bahan untuk tugas mereka masing-masing (Jadi tiap anak beda alat dan hanya saya yang kebagian Inverter). Sudah seminggu lebih, saya browsing kanan kiri mentok maju mundur dengan berbagai macam keyword (udah lebay belom ya? hahaha) Eh, tau nya engga ketemu juga. Bahkan yang mirip pun tidak ada sama sekali, derita mu nak nak... yang rajin ya belajarnya supaya pinter (lho?!). Maka, terpaksa lah saya menuliskan sendiri dari NOL. huh, lelah rasanya membahasakan sesuatu dari praktek, Ribet!!. Mudah-mudahan tulisan ini terindex oleh Google, supaya nanti jika ada yang mengalami problem yang sama dengan saya, bisa terbantu. Amiiin... Okay itu, lah diatas alasan mengapa saya menuliskan ini, tanpa berlama-lama lagi silahkan diteruskan membacanya.

Inverter berasal dari bahasa inggris yang berarti pengubah/pembalik. Secara teknik Inverter adalah alat yang dapat digunakan untuk mengubah tegangan DC menjadi tegangan AC (lih. gambar). Sumber tegangan DC yang kita dapatkan biasanya berasal dari batery bank. Jadi, pada dasarnya Inverter itu sama saja dengan UPS, hanya peletakkan batery nya saja yang berbeda. Bila batery Inverter terletak pada luar (terpisah), sementara UPS terletak di dalam Casing (single package). Inverter merupakan salah satu sumber tegangan (power supply) alternatif yang banyak digunakan pada perangkat yang memerlukan sumber tenaga terus menerus, bila terjadi mati listrik oleh PLN. Selain itu, kualitas listrik yang dihasilkan Inverter jauh lebih baik daripada PLN yang tidak stabil, Inverter memiliki tegangan 220V, 50Hz. Biasanya inverter sangat diperlukan pada perusahaan komunikasi seperti PT.PSN misalnya.

Jadi, secara umum fungsi Inverter adalah seperti yang telah saya katakan di atas, yaitu :
1.Pengubah tegangan DC menjadi AC.
2.Sumber tegangan cadangan/alternatif bila terjadi mati listrik.

B.2 Jenis dan Contoh Inverter

Inverter memiliki berbagai macam dan dapat digolongkan dari jenis/type, bentuk/berat/dimensi, merk dsb. Bila kita melihat dari daya/kapasitasnya, diantaranya adalah Inverter 1kva, 2kva, 3kva, dan 5kva. PSN biasanya menggunakan Inverter dengan daya 1kva dan 2kva, karena daya yang diperlukan untuk pengamanan perangkat PSN memang tidak terlalu besar, maka akan terasa berlebihan (mubazir) bila kita hanya menggunakan daya sedikit tapi perangkat yang kita gunakan memiliki spesifikasi tinggi.

Selain berdasarkan daya, Inverter juga bisa kita golongkan berdasarkan tegangan masukannya (Input). Bila kita melihat dari sisi itu, maka Invereter terdiri dari 2 jenis, yaitu 24VDC dan 48VDC. Besarnya input akan mempengaruhi lamanya waktu back up pada perangkat. Tapi, lamanya waktu back up juga dipengaruhi oleh beban tenaga yang dikeluarkan oleh perangkat. Bila perangkat memerlukan tenaga yang besar, akan lebih baik bila kita memberikan input yang besar pula. Sementara dari segi fisik seperti berat, ukuran dan bentuk inverter itu tergantung dari ukuran daya nya, atau tergantung juga vendor yang mengeluarkan Inverter tersebut. Lalu bila kita tinjau dari merk yang ada, Inverter aa berbagai jenis seperti PASCAL, Sanyo Denki, Gamatronik, ICA dsb.
Selengkapnya...

Jumat, 19 Juni 2009

Mau Inspeksi Lagi

Saya informasikan kepada semua teman-teman yang pernah merasa melakukan backlink dengan saya, harap dipasang kembali link saya, karena saya agak curiga beberapa teman melakukan kecurangan (semoga saja tidak). Akhir-akhir ini blog saya ini semakin terpuruk saja peringkat nya. Yang saya curigai adalah kecurangan beberapa teman yang pernah melakukan back link dengan saya, dengan sengaja atau tidak telah menghapus link blog saya di blog milik dia. Hal itu sudah saya temukan tapi saya tidak akan publikasikan, karena saya menunggu kesadaran mereka untuk tidak lagi mencurangi saya. Kalau memang dari awal sudah tidak niat untuk saling bertukar link ya mending tidak usah menawarkan pada waktu itu, hanya merepotkan saja.

Mengapa saya bisa berkata demikian di atas, itu karena saya telah melakukan inspeksi mendadak pada sejumlah list blog teman yang ada pada blog saya ini. Dan hasilnya sangat mengejutkan, beberapa diantara mereka dengan sengaja atau tidak telah menghapus link blog saya dari blog nya. Yah, walau saya tahu bahwa pengelolaan masing-masing blog diserahkan kepada pemilik blog itu sendiri, tapi alangkah baik nya bila kita berlaku jujur.

Sampai saat ini saya masih tetap menunggu kesadaran teman-teman untuk tidak berbuat curang dengan memasang kembali link blog saya ini di blog mereka masing-masing. Karena terhitung hari ini sampai hari senin tanggal 22 Juni saya akan mencabut link mereka pula pada blog saya ini. Biar fair, sama-sama saling turun. huppft!!. Saya tetap masih berharap bahwa hubungan baik antar sesama blogger yang ingin menaikkan traffik nya masing-masing tetap terjaga. Maka dari itu, pasang ya link blog saya ini.

Jika tidak aral melintang, saya akan melakukan inspeksi kembali setelah tanggal 22 itu, mudah-mudahan semua telah kembali ke tempat yang selayaknya. Ingat, ini bukan ancaman karena saya bukan orang jahat yang suka mengancam. Ini hanya sebuah keadilan yang harus ditegakkan, halaah lebay hahaha. Itikad baik teman-teman sangat saya tunggu demi masa depan blog kita yang lebih baik.
Selengkapnya...

Advertisement